TANAMAN APOTEK HIDUP YANG SERING DIBUDIDAYAKAN

Apotek hidup merupakan istilah untuk taman atau kebun yang ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan sehari-hari. Apotek hidup juga kerap disebut pagar hidup. Karena kerap ditanam di pekarangan sekitar rumah dan dijadikan sebagai pagar alami. Umum diketahui bahwa banyak obat-obatan tradisional dari tanaman yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Obat tradisional biasanya menjadi pilihan utama seseorang untuk dikonsumsi. Karena obat tradisional bersifat alami dan biasanya memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan obat buatan pabrik. Tanaman obat tidak kalah cantiknya dengan tanaman hias. Selain bisa menjadi tanaman hias, anda juga dapat memperoleh manfaat langsung dari tanaman apotek hidup yang anda tanam. Tentu hal yang menyenangkan. Apabila ada salah satu keluarga yang sedang sakit, anda bisa mengambilnya kapan saja.

TANAMAN APOTEK HIDUP YANG SERING DIBUDIDAYAKAN

5 Tanaman Apotek Hidup Yang Di Sekitar Rumah

Seperti yang diketahui, ada banyak jenis tanaman di sekitar kita yang memiliki manfaat sebagai obat. Sebagian dari kita mungkin mengenalnya hanya sebuah tanaman rumput liar ataupun sebagainya. Karena mereka belum mengetahui manfaat dari tanaman-tanaman tersebut.

Berikut ini beberapa tanaman apotek hidup dan manfaatnya untuk kesehatan:

  1. Jahe

Salah satu tanaman apotek hidup yang sangat populer adalah jahe. Tanaman jahe kaya akan kandungan gingerol yang merupakan zat anti radang dan antioksidan yang tinggi. Selain bisa menghangatkan tubuh jahe juga dipercaya dapat meredakan mual. Membantu menurunkan kadar gula dalam darah, dan menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes tipe 2.

Cara menanam jahe juga tidak sulit. Pertama potong bagian jahe yang ujungnya berwarna hijau. Kemudian tanam jahe dengan ujung hijau tersebut menghadap atas. Kemudian jangan lupa untuk menyiraminya setiap hari hingga jahe bertunas.

  1. Kunyit

Seperti halnya jahe, kunyit juga merupakan tanaman herbal yang cukup banyak dicari. Kunyit mengandung curcumin, yaitu antioksidan kuat yang bisa menetralisir radikal bebas sehingga dapat mencegah terjadinya kanker. Selain itu kunyit juga dapat mengatasi gangguan pencernaan, sebagai anti peradangan dan lainnya. Kunyit biasanya juga dijadikan sebagai bumbu masakan.

Cara menanam kunyit, potong rimpangnya menjadi beberapa bagian. Kemudian siapkan tanah, lalu masukkan rimpang tersebut dan tutup dengan tanah. Dan pastikan anda menyiraminya setiap hari.

  1. Tanaman sambiloto

Daun sambiloto memiliki bentuk lancip dan berbunga putih, biasanya ditemukan di pekarangan rumah. Tanaman sambiloto memiliki anti peradangan yang dapat membantu mengobati radang usus, radang sendi, dan pancreatitis. Tanaman ini juga dapat memperlancar buang air kecil dan menurunkan tekanan darah. Untuk memperoleh manfaatnya, anda bisa merebus daun sambiloto dan meminum air rebusannya.

  1. Tanaman kumis kucing

Tanaman kumis kucing selain menjadi penghias rumah juga memiliki beragam manfaat. Tanaman ini biasanya memiliki bunga yang berwarna putih atau ungu dengan benang sari panjang dan mirip kumis kucing. Karena itu tanaman ini dinamai tanaman kumis kucing. Beberapa manfaat dari daun kumis kucing yaitu menurunkan kadar gula darah, mengobati reumatik, meredakan sembelit dan masuk angin. Cara mendapatkan manfaatnya yaitu dengan cara direbus atau ditumbuk dengan takaran yang sesui.

  1. Daun sirih

Tanaman ini sejak dulu sudah dikenal manfaatnya bagi kesehatan. Daun sirih mengandung senyawa kavikol dan seskuterpen yang berfungsi sebagai antibakteri, antimalaria, dan anti jamur. Manfaat daun sirih bagi kesehatan yaitu meredakan pendarahan luar, mengobati batuk, menjaga kebersihan mulut. Mengatasi masalah pencernaan, menyembuhkan sakit kepala dan masih banyak manfaat lainnya. Zat antioksidan dalam daun sirih juga mampu membuang racun di dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *