Better Man untuk Seorang Rudal

E-mail Print PDF
Tanggal 20 Mei 2011 merupakan hari berduka untuk keluarga besar J-Rocks Management. Salah satu orang tersayang ‘Bang Rudal’ telah berpulang. Ucapan belasungkawa datang dan terucap dari banyak sahabat di dunia entertainment. Beredar di Twitter , Facebook dan Blackberry Messenger. Seperti  turut merasakan kesedihan, tidak ketinggalan pulan para J-Rockstars.

Tidak banyak hal yang aku bisa ungkapkan tentang sosok seorang ‘Bang Rudal’. Ia bernama asli Rudi Iman Utomo. Aku hanya bertemu dengan almarhum hanya sekali, saat buka bersama di Pissa café tahun lalu. Banyak yang bilang kalo' almarhum adalah orang yang ceria, suka bercanda dan tegas dalam menentukan sesuatu. Tweet terakhir yang saya lihat di akun almarhum, @rudalism: Trima kasih support-nya semua kawan2, ralat..saya tdk dioperasi koq, hanya mengeluarkan cairan yg berlebih di lambung..
almarhum rudal j-rocks
Dua kali masuk Rumah Sakit , ternyata membuatnya semakin drop. Sehingga pada pukul 11.45 WIB, ‘Bang Rudal’ menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Dharmais . Kesedihan benar dirasakan para personil J-Rocks dan crew. Karena pada saat meninggal, Iman, Wima, Sony, dan Anton sedang melakukan tour di Kalimantan. Dari akun twitter-nya Wima, bassist J-Rocks mengirimkan salam terkakhir buat sosok yang sudah dianggap sebagai saudara sendiri :
@wima_jrocks: Dear @rudalism , sori ya gak bisa ikut nganter lo ke peristirahatan terakhir.. Gw masih ada tugas disini.. So long brother.. Gw setel lagu “Better Man” dari sini sbagai penghormatan terakhir ke elo.. Banyak momen berharga brg lo sejak kita kenal 2004.. Terima kasih udah mau ngelewatin masa sulit,senang,sedih,bahagia bareng2 gw.. TSA (Tabah Sampai Akhir) selamat jalan saudaraku, sahabatku, kakakku Rudi Iman Utomo.

Ucapan yang sama juga dituliskan personel J-Rocks lainnya dalam akun twitter-nya .
@Anton_kelces: Inalillahi wa ina illahi rojiun….telah berpulang sahabat kita, Rudi Rudal siang pd hr ini, Jum’at 20 may 2011….smoga dimaafkan smua kesalahan & diterima amal ibadahnya.. Aamiin…
@sony_ismail: Selamat jalan sahabat “sejati”
@imanine:
R.I.P bro..hope the best for you @rudalism..

Tidak ketinggalan Manager J-Rocks, Mas Fajar juga menulis dalam akun twitter-nya
@fajartriadi: Inalillahi wa inailahi rojiun telah meninggal dunia rudi iman utomo (rudi rudal / @rudalism) jam 11.45 wib di RS dharmais.

Pemakaman dilakukan pada keesokan harinya tanggal 21 Mei 2011 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Suasana pemakaman berlangsung khidmat. Dari saat kedatangan jenazah hingga jenazah di turunkan ke tempat perisitirahatan terkahirnya.

Sigit selaku Produser J-Rocks, memberikan penghormatan terkahir dengan mengadzani ‘Bang Rudal’ . Terlihat Sigit tidak kuasa menahan air matanya yang mengalir. Aku pun yang berada tepat disamping makam, sempat meneteskan air mata. Ya Allah, seakan melihat tubuh ku sendiri yang ‘di sana’.  Isak tangis pun pecah saat perlahan tanah menutupi jasad ‘Bang Rudal’. Orang tua, saudara, kerabat dan para sahabat pun beriringan membacakan Surat Yasin mengiringi penutupan liang kubur. Sayup-sayup terdengar lagu milik Roby William yang berjudul Better Man. Ternyata lagu itu memang khusus diputar oleh sang Ayah atas permintaan terkahir almarhum.

As my soul heals the shame
I will grow through this pain
Lord I'm doing all I can
To be a better man

Dan air mata ku pun jatuh bersamaan diputarnya lagu itu.

Submitted by Nhie Pocha ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it )
Last Updated ( Monday, 30 May 2011 15:06 )
 

Awal Mula Terbentuknya J-Rockstars Club Gorontalo

E-mail Print PDF
Perkenalkan nama Aku Vicky, masih duduk dibangku SMK kelas dua. Aku Kenal dan suka lagu J-Rocks saat aku masih kelas dua SMP. Saat itu lagu yang menjadi favoritku adalah ‘Ceria’. Lagu itu yang membuat aku mulai menyukai J-Rocks.

Aku mulai tambah menyukai musik dan perfomance J-Rocks. Kemudian pada tahun 2010, tepatnya 22 Agustus 2010 aku punya inisiatif untuk mendirikan J-Rockstar Club di daerah saya. Karena teman-temen di Facebook (FB) saya banyak juga yang J-Rockstars. Kebetulan juga kakak sepupu tiri saya yang ada di Jakarta juga terdaftar di J-Rockstars Club Depok, namanya Ariez, biasa di panggil Arizhuke.

Aku bertanya banyak tentang J-Rocks dan J-Rockstars padanya, ia pun berbagi pengalamannya pada saat masih di Depok. Saya minta pendapatnya kalo saya akan mendirikan J-Rockstars Club di Gorontalo. Ia pun setuju!

Dia pun menyarankan saya untuk membuat group FB J-Rockstars Club Gorontalo dan menyebarkan undangan untuk kopdar (kopi darat) lewat FB. Kopdar pun dilaksanakan. Pas bulan Ramadhan kopdar dilaksanakan di taman kota selepas  buka puasa. Pertemuan pertema itu didatangi tujuh anak. Ruli, Ain, Vhyna, Eka, Dwi, Ariez, dan Yudha.  Sayangnya hari itu aku gak bisa hadir, mudik ke Manado. Aku pun langsung minta kabar tentang kopdar itu. Alhamdulilah respon mereka sangat bagus kata Ariez, yang memimpin pertemuan itu.

Setelah lebaran aku balik ke Gorontalo. Tiga hari sesudah lebaran pertemuan kedua  digelar, tetap undangannya melalui FB. Anak yang hadir semakin banyak. Mereka yang bertambah adalah Oje, Avied, Opank, Zhay, Boni, dan Vhis.

Tahap perkenalan selesai. Waktu memikirkan masa depan J-Rockstars Club Gorontalo. Banyak J-Rockstars Gorontalo yang ingin bergabung tapi tidak tau dimana mereka harus datang. Muncul lah ide cemerlang dari teman baru saya, Oje. Ia punya ide untuk membuat pamflet dan menyebarknnya. Semua setuju dan ramai-ramai mengerjakannya hingga dapat disebar.

Kemudian kami berkomitmen untuk mengadakan pertemuan setiap hari minggu sore di taman kota. Pamflet pun disebar dan bertemu lagi. Pada pertemuan ketiga  ini,  Semakin banyak yang datang. Mereka adalah Melki, Avis, Kifly, Fikri, Ein, Riil, Fyan, Farhan, Mulki, dan lain-lain. Hampir 30 orang. Suatu kebangaan bagi kami. Semua bisa saling kenal. Selanjutnya kami sepakat untuk menetapkan seorang ketua sementara, terpililah Melki sebagai ketua J-Rockstars Club Gorontalo.

Minggu ke minggu kami lalui bersama di setiap pertemuan. Banyak yang di lakukan seperti bakti sosial, merayakan ultah J-Rocks secara kecil-kecilan, dan banyak lagi. Tidak berhenti disitu, hingga di J-Rockstars Club Gorontalo terbentuk sebuah band yang di namai JRS’G. Menandakan kami band dari J-Rockstar Gorontalo.

Alhamdulilah, sampai artikel ini dibuat, kami masih selalu bersama mengadakan pertemuan, untuk masa depan J-Rockstar Club Gorontalo, salah satu hasil dari kerja keras kami, yaitu membuat baju J-Rockstars untuk daerah Gorontalo, pin, dan bendera J-Rockstars. Kami berharap J-Rocks akan datang dan bersama-sama saling berbagi ke-CERIA’an di Gorontalo.

KEEP SPIRIT FROM ME ALL MEMBER JRS’G ^_^

Submitted by vicky_kelces ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it )

Last Updated ( Wednesday, 25 May 2011 10:53 )
 

Bakti Sosial di Panti Asuhan

E-mail Print PDF
Kesibukan mulai terlihat di Panti Asuhan yang beralamat di Jl. KH. Masyim No.107 Klender, Jakarta Timur ini. Tepat pukul 14.00 WIB, acara bakti sosial yang bertemakan Jakarta Timur Berbagi “Love, Carring and Fun Together“ dimulai. Diawali dengan penampilan dari band RTR (Rock To Rock) mulai mengajak anak-anak panti asuhan bergoyang dan berdendang bersama.
bakti sosial j-rockstars

Antusias anak-anak mulai terlihat saat berlangsungnya games. Saling bergantian, anak-anak yang rata-rata masih duduk  di bangku Sekolah Dasar ini maju ke depan untuk menjawab pertanyaan atau hanya sekedar “mericuhkan” suasana, hehhehh…

Dilanjutkan dengan penampilan Band yang di gawangi Dony (vocal dan gitar), Lulut (Bass), Dicky (Gitar) dan Yogi (drum), Jeruks tampil memukau dengan membawakan lagu-lagu J-Rocks sehingga membawa kesegaran di Panti Asuhan. Bahkan banyak pula anak panti yang ikut bernyanyi dan berinteraksi dengan Jeruks.

Tapi jangan salah, walaupun mereka masih tergolong anak-anak, mereka gak mau kalah sama aksi kakak-kakaknya dari J-Rockstars. Mereka menampilkan aksi dari tari-tarian sampai ikut bernyanyi yang terbentuk dalam satu band. Hebat juga lho mereka, sebagian dari mereka sudah mahir memainkan alat musik seperti gitar, bass dan drum. Padahal umur mereka masih terbilang muda. Salut deeh buat mereka :)…

Acara Bakti Sosial ini pun ditutup dengan penyerahan sumbangan oleh Bahri, Ketua Panitia, kepada pengurus Panti Asuhan. Semoga sumbangan ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Bukan jumlah yang akan dilihat, tapi niat tulus dan ikhlas serta spirit yang ingin kami salurkan pada saudara-saudara kami yang ada disana.

Submitted by Nhie Pocha ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it )
Last Updated ( Wednesday, 20 April 2011 14:51 )
 

Aku Sangat Percaya

E-mail Print PDF
"Aku Sangat Percaya"
Aku tidak pandai mengolah kata layaknya Chairil Anwar
Aku tidak tahu pula berapa persisnya kecepatan rata-rata foton
Aku juga tidak tahu kenapa Abraham Licoln tewas terbunuh
Aku tidak mengerti  kenapa Eistein bisa begitu cerdas mengungkap teori relativitas
Tapi, satu hal yang aku tahu pasti, hidup telah mengajariku banyak hal

Ya, hidup membimbingku untuk terus bertahan dan bersikap tegar, ketika setahun lalu dokter memvonisku mengidap osteosarkoma, aku hanya tertunduk diam. Dalam keheningan itu, pertanyaan bodoh malah muncul di benakku. Apa pria yang memakai jas putih itu dokter gadungan? Jika dia dokter, aku yakin dia pasti membual! Bisa saja kan mengatakan aku mengidap osteosarkoma, padahal dia sendiri tidak mengerti apa itu arti deretan huruf aneh itu. Sekarang aku tanya saja pada kalian, apa kalian tahu penyakit bernama osteosarkoma? apa? kalian tahu? benarkah? coba jelaskan!

Kalian salah. Itu bukan penyakit sapi gila! Enak aja.

Ah sudahlah. Aku terangkan saja apa yang dikatakan dokter sok tahu itu padaku. Katanya, osteosarkoma itu salah satu penyakit kanker tulang primer. Gejala yang paling ditemukan adalah rasa nyeri serta pembengkakkan pada tungkai yang menyebabkan penderita berjalan timpang dan lengan akan terasa nyeri jika mengangkat sesuatu, Dan bla-bla-bla......

Oaahmmm...... Mendengarnya mengoceh panjang lebar, aku makin tidak tahan, Aku ngantuk, kupejamkan mataku hingga terlelap. Ketika aku bangun, hidupku kini tinggal separo. Namun perjalanan hidupku tidak akan membuatku terjatuh. Aku akan tetap mendongakkan kepala dan berkata lantang pada dunia bahwa aku tidak akan menyerah walau kehilangan satu kakiku.

Aku yakin pula bahwa aku masih bisa melihat kerlip bintang di angkasa dan menyapa ilalang yang bergoyang. Begitu pula untuk berlari mengejar matahari, lalu menyusuri lorong gelap di sepanjang gang sempit dan kemudian mencari jalan pulang.

Aku percaya aku tetap bisa melakukan itu semua. Aku percaya hidup akan menunjukkan betapa Tuhan menyayangiku selama ini. Aku percaya perjalananku masih panjang Aku juga percaya hari esok telah menungguku dan dunia akan menyambutku dengan pelukan hangat ketika aku berhasil mengatasi segala hal dengan baik nanti. Sekali lagi aku sangat percaya.

Gery Noor Esha

Kamu  Berhasil Gery!

Apa yang kau inginkan untuk tetap bisa melihat bintang terwujud kawan! Bahkan engkau lebih dekat dengan bintang itu sekarang.Kamu tidak lagi menyapa ilalang yang bergoyang tapi ilalang bergoyanglah. Ia menyapamu dengan sapaan yang tidak pernah di berikan pada siapapun kecuali kamu. Pun untuk mengejar matahari seperti apa yang kamu katakana, sekarang matahari sudah dekat denganmu. Kamu berhasil menyusuri lorong gelap di sepanjang gang sempit dan menemui surga di ujungnya.Itu adalah rumah terindah yang belum pernah kamu ketahui,  spesial untuk kamu. Kamu telah menemukan jalan pulang, jalan itulah yang menjemputmu hingga kau tidak begitu sulit untuk mencarinya.

Disana  kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan, tanpa ada yang melarangmu dan dengan mudah kamu mendapatkannya.Hidup sudah menunjukkan bahwa Allah SWT menyanyangimu dengan cara membuatmu dekat dengan-Nya. Betapa Dia menyayangi-Mu bahkan dunia iri, dan yang kamu percayai bahwa hari esok telah menunggu.Itu terwujud bahkan hari esok pun telah kau dapati.Pelukan  dunia dan sambutan hangat dari dunia sudah kau dapati bukan hanya dunia yang memelukmu tapi sekarang kamu lah yang dapat memeluk dunia.Kamu berhasil mengatasi segala hal dengan sangat baik.Sangat baik sekali kawa. sekali lagi, “KAMU BERHASIL!”

"Aku menangis bahagia karena kamu telah berhasil"

Tulisan Gery yang di pigura ditulis ulang oleh  Hendri J.A ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ) yang berkunjung ke tempat Gery. Gery menulis ini setelah kakinya diamputasi dan dimuat di sebuah majalah. Sub judul kamu Berhasil Gery ditulis oleh Hendri.

Last Updated ( Wednesday, 09 March 2011 20:07 )
 

Kisah Sahabat Abadi

E-mail Print PDF
J-Rockstars (JRS) Madiun - Jawa Timur ini, Hendri J.A, luar biasa. Ia rela menempuh jarak ratusan kilometer sendirian untuk menyampaikan simpati dan mengenang JRS yang tak kalah luar biasanya. Gery Noor Esha. Ia banyak membawa cerita dan kenangan yang ingin dibagi dengan  JRS lain.

Sebuah kabar (02/03/11) yang aku dengar dengan rasa tidak percaya. Seorang sahabat yang  aku kenal dari spirit-nya ‘pergi’ selamanya meninggalkan kita. Seketika terbesit di benakku adalah berangkat menuju rumahnya dan mengantarnya menuju ‘rumah’ terakhirnya. Tapi keadaan yang tidak mendukungku. Aku mengotak-atik semua jadwal keseharianku, mulai dari kerjaan dan yang lain. Aku meminta izin untuk libur, dengan menahan tangis aku memberanikan diri meminta izin.

Alhamdulillah,  dengan semangat menggebu-gebu Aku sendirian ke Demak. Tetap ber-spirit. Setibanya di Demak, aku ditemani seorang anggota JRSC Demak. Diantarkan menuju rumah Gery. Setibanya di rumah Gery aku disambut dengan ramah oleh keluarganya. Mereka ramah seperti sosok Gery yang sangat ramah dan baik. . "Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya," pepatah itu.  Setelah acara tahlil kami berdua berbincang-bincang hingga ayah almarhum bercerita. Simak ceritanya di bawah ini :

Gery Sakit
Ceria dan semangat, itulah Gery. Ayahnya bercerita bahwa dia sosok yang tidak mau dikasihani dan tidak mau melihat orang di sekitarnya bersedih. Suatu saat dia sedang kuliah dan kelasnya berada di lantai 3.  Dia sedang melangkah susah payah menuju kelasnya dengan memakai tongkat. Teman-temannya yang bermaksud membantu. Ia menolak, "Maaf, saya bisa sendiri,” sambil memamerkan senyum khasnya.

Dia divonis Dokter menderita osteosarkoma atau kanker tulang. Satu-satunya jalan untuk untuk menyembuhkan ialah amputasi. Pihak keluarga berfikir selama satu tahun untuk memutuskan pilihannya.  Dokter berbicara bahwa jika tidak cepat di amputasi penyakit tersebut bisa menjalar. Khawatiran ayah dan keluarganya adalah masa depan Gery. Ia berkata "Saya ikhlas pak". Setelah berfikir dan mendapat persetujuan dari Gery sendiri, salah satu kakinya diamputasi. Namun ia tetap Gery yang  semangat meski tanpa satu kaki. Dia menuliskan semangatnya dalam tulisan "AKU SANGAT PERCAYA", yang dimuat sebuah majalah.

Selama beberapa tahun dia menjalani hidupnya seperti itu, tidak pernah patah semangat selalu bisa buat yang lain tersenyum bahkan tertawa terbahak karena tingkahnya yang lucu dan menghibur. Sekitar Oktober 2010 Gery yang kesehariannya selama dia kuliah dia tinggal di rumah kakaknya  di Semarang. Kakak Gery bercerita pada bulan tersebut dia batuk dahak dan darah, juga sering merasakan sesak saat nafas, namun dia tetap tegar dan semangat. Ya itulah semangat Gery. Kemudian sekitar Desember 2010 sepulang dia melihat konser J-Rocks di Surabaya, ia sakit dan dioperasi sedot cairan di paru-parunya.

Sepulangnya dari operasi dia masih belum stabil kesehatanya, keluar masuk rumah sakit selama 2 bulan hingga Dokter menganalisa lain. Berdasarkan hasil rontgen pertama, terlihat banyak cairan dan saat di rontgen kembali terlihat benjolan di paru-paru Gery yang di duga sebagai kanker. Pada rontgen pertama tidak terlihat karena tertutup cairan tersebut. Keluarga terkejut karena berfikir setelah kaki alhamrhum di amputasi dia bisa bebas dari penyakitnya. Ternyata waktu satu tahun untuk berfikir itu membuat penyakit kanker itu menularkan ke paru parunya "mungkin Gery (almarum) sudah tau apa yang dia rasakan, mungkin gara gara dia tidak mau melihat saya sedih makanya dia tidak memberitahuku, mungkin dari internet dia browsing dan mencari diagnosa atas apa yg dia rasakan dari penyakitnya" kata ayah Gery. Tidak begitu jelas apa yang di katakan ayahnya tentang cara untuk nyembuhin Gery.

Selasa pagi (02/03/11) Gery meminta Ibunya mengambil air, kemudian mencuci kaki Ibunya dan meminum air bekas kaki Ibu Gery dengan maksud mau meminta maaf atas semua kesalahannya. "Gak usah, Ibu udah maafin kamu kok", kata ibu Gery. Sekitar pukul 12.00 WIB ia pengen bersandar di dada Ayahnya dan sekitar pukul 13.15 WIB Gery menghembuskan nafas terkhirnya di atas dada Ayahnya. "Meninggalnya enak banget kok mas, tiba tiba dia sudah lemas”, jelas Ayahnyanya.

Ayah Gery berterimakasih kepada J-Rockstars Indonesia yang sudah mendoakan dan mohon dimaafin kalau Gery punya salah.

Submitted by Hendri J.A ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it )

Last Updated ( Tuesday, 08 March 2011 13:01 )
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 3

 

 

 

Brand News